Nah, Minna-san *deuh, lagaknya* langsung saja ya, check it out! :
ADIWIYATA?
PASTI BISA!
PONOROGO? JEGEG!
Demikianlah salam Adiwiyata yang
diajarkan di beberapa di Ponorogo, termasuk sekolah kami di SMPN 1 Jetis
Ponorogo.
Pada dasarnya, yang harus terlibat
dalam hal ini adalah seluruh warga sekolah, namun, ada kalanya masyarakat
sekitar sekolah perlu mengerti, apa maksud dari Adiwiyata itu sendiri, agar
manfaat yang diperoleh dari program Adiwiyata tidak hanya dinikmati warga suatu
sekolah, namun juga masyarakat di sekitarnya, dan harapannya, masyarakat di
sekitar sekolah Adiwiyata tadi dapat menyebarluaskan manfaat tersebut.
Sebagaimana kami tuliskan dalam
judul kami, yaitu Adiwiyata dan Penerapan Hidup Sehat Berwawasan Lingkungan,
kami ingin berbagi pendapat tentang penerapan hidup sehat berwawasan lingkungan
tersebut.
Selain membuang sampah pada
tempatnya, biasakan diri kita untuk mencuci tangan. Hal ini dilakukan sebelum
dan sesudah makan, setelah buang air, setelah bermain, setelah memegang
benda-benda kotor, dain lain-lain. Terkadang mencuci dengan air saja tidak
cukup, karena tidak mematikan kuman yang masih menempel di tangan, karena itu
gunakan sabun ketika mencuci tangan. Akan semakin menyenangkan lagi jika Guru
mengajak murid membuat tempat cuci tangan mereka sendiri. Kita bisa
mengembangkan kreativitas yang kita miliki. Contohnya, membuat penampung airnya
dari bekas galon yang dicat warna-warni sesuai keinginan lalu diberi lubang di
bagian bawahnya, kemudian, untuk menahan agar air tidak memancar keluar
terus-menerus, kita bisa menyumbatnya dengan gabus, bisa juga memasang kran
pada lubang tersebut jika ingin lebih mudah.
Dampak negatif
yang dirasakan memang belum terasa dalam jangka waktu dekat, tapi dalam jangka
waktu panjang, kemungkinan baru akan dirasakan—akibat mengkonsumsi jajanan yang
tidak baik. Guru juga dapat memberikan saran bagi murid untuk membawa bekal
sendiri dari rumah, lebih higienis, dan jelas kandungan gizinya, serta GRATIS
tentunya! J (contoh : gambar kotak makan di atas tuh)
Jika sekolah sudah mampu
melaksanakan penyediaan jajanan sehat bagi warga sekolah, sekolah bisa
memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Kembali ke poin awal, bahwa manfaat
sekolah Adiwiyata juga harus bisa dirasakan masyarakat, bukan hanya warga
sekolah saja. Kalian siap?! HARUS SIAP dong...
(Source : Dirangkum dari pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup kelas VIII B 2012/2013 SMPN 1 Jetis) (maksudnya, pas guruku PLH lagi menerangkan, kurangkum deh materinya jadi satu) *hehehe*
(Source : Dirangkum dari pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup kelas VIII B 2012/2013 SMPN 1 Jetis) (maksudnya, pas guruku PLH lagi menerangkan, kurangkum deh materinya jadi satu) *hehehe*
No comments:
Post a Comment