Saturday, April 20

This Is A Poem ~ "Kak Bumi"


こんばんは~! Kali ini Nauricchi *apaan coba* maksudnya, saya, mempublish sebuah puisi yang kece *Amiin*. Kalau gambar di bawah ini sih agak gak nyambung sama puisinya --", tapi, buatku, gambar ini merupakan apa yang diimpikan Bumi kita sekarang, nggak ada polusi, nggak ada global waming, dll. Pokoknya nyaman deh! 


Kak Bumi

Hari ini, Kak Bumi menangis
Rambutnya dihancurkan dengan bengis
Dicukur habis
Dilibas dengan gergaji—bukan pisau bermata tipis
            Hari ini, Kak Bumi bimbang
            Topi kesayangannya berlubang
            Lubang karena asap pabrik, asap terbuang
            Sungguh nasibnya amat malang
Hari ini, Kak Bumi menjerit, gundah
Pohon adalah rambutnya nan indah
Namun orang-orang tega menebangnya, musnah
Sungguh, kini air matanya tumpah        
Hari ini, Kak Bumi sedih
            Ozon—topi berlubangnya tak kunjung pulih
            Namun makin banyak orang acuh tak acuh, berdalih
            Untung dari pabrik saja yang mereka pilih
Hari ini, Kak Bumi merana
Ia tak mampu pikul sakit yang melanda
Kak Bumi, ia curahkan air matanya
Munculkan banjir dimana-mana
Kak Bumi, ia biarkan mentari bersinar terik padanya
Ia biarkan mentari menyengat manusia
Kak Bumi, ia sudah kehabisan kata maafnya
Ya Rabb, Kak Bumi sudah disiksa
Ya Allah, kembalikan Kak Bumi seperti sedia kala
Biarkan ia berseri, biarkan ia tertawa
Bersama pohon sebagai rambutnya
Dan Ozon sebagai topi—pelindung rambut baginya

Aaakh~! Hahaha, ini puisi *yang entah keberapa* buatanku. Original made by me! #jduagh
Hahaha, mohon kritik dan saran ya kalau ada salah ketata bahasaannya. Yang jelas, kita harus terus sayang sama Planet kita tercinta ini nih. Ya?!
Jaa na! =))

No comments:

Post a Comment